Inilah Faktor Pendukung Bunga Lidah Mertua Berbunga serta Bentuknya

Lidah mertua yang memiliki daun cantik ternyata bisa berbunga. Berikut akan dijelaskan faktor pendukung bunga lidah mertua berbunga yang bisa Anda terapkan.

Lidah mertua merupakan salah satu jenis tanaman hias yang memiliki keindahan dari tampilan daunnya yang mirip lidah. Tanaman hias berupa daun-daunan ini ternyata memiliki bunga yang cukup unik. Banyak yang tidak tahu bentuk bunga lidah mertua berbunga karena jarang ditemukan.

Tanaman Lidah Mertua Berbunga

Fenomena tanaman lidah mertua berbunga memang sangat jarang terjadi. Selain karena perawatannya kurang maksimal, orang mengenal tanaman ini hanya sebagai tanaman daun. Bahkan banyak toko penjual bunga hias yang tidak menawarkan lidah mertua dengan bunganya.

Tanaman lidah mertua yang berbunga mulai banyak dicari sejak pandemi Covid-19 akhir 2019 lalu. Pertama kali bunga lidah mertua terlihat lebat di taman seorang profesor dari salah satu universitas swasta.

Jika ingin memelihara tanaman lidah mertua hingga berbunga, tentu harus disertai dengan ketelatenan pemiliknya. Meskipun tanaman ini bisa tumbuh baik di dalam ruangan, bukan berarti hanya perlu disiram tanpa perawatan apapun.

Faktor Pendukung Tanaman Lidah Mertua Berbunga

Walaupun fenomena tanaman lidah mertua yang berbunga sangat jarang terjadi, namun disertai dengan perawatan yang benar, semua orang bisa menikmatinya. Berikut adalah beberapa faktor pendukung yang bisa menyebabkan tanaman lidah mertua berbunga.

1. Sinar Matahari yang Tidak Terlalu Banyak dan Tidak Terlalu Sedikit

Banyak jenis tanaman liar yang rajin berbunga ketika terus menerus terpapar sinar matahari. Kondisi ini jauh berbeda dengan tanaman lidah mertua. Lidah mertua tidak tahan terhadap paparan sinar matahari yang terlalu terik. Daunnya bisa kekuningan yang menandakan ketidaksuburannya.

Kalau hal ini terjadi, tentu tanaman terhambat perkembangannya sehingga tidak bisa menghasilkan bunga yang diinginkan.

Demikian juga kalau tanaman ini terlalu sering diletakkan di tempat sejuk, proses fotosintesisnya akan terganggu. Sebaiknya, kalau di dalam ruangan letakkan pada area yang terang dan bisa ditembus cahaya. Selain itu, jemur tanaman 2 kali dalam seminggu.

2. Penempatan Tanaman yang Strategis

Berkaitan dengan kebutuhan sinar matahari dari lidah mertua, maka penempatan tanaman yang tepat bisa menjadi faktor pendukung utama yang membuat tanaman berbunga dengan baik.

Letakkan di area yang strategis, yakni mendapat cukup matahari serta tidak terlalu panas. Biasanya tanaman ini bisa berbunga ketika diletakkan di halaman terbuka yang bagian atasnya tertutup sedikit. Seperti taman yang berbatasan langsung dengan teras rumah.

3. Kondisi Daun yang Tidak Terlalu Lebat

Lidah mertua yang lebat memang terlihat menarik dan segar. Namun, dalam satu pot lidah mertua tidak boleh ditanami tumbuhan melebihi batas karena akan kekurangan unsur hara yang terbagi dengan akar lain.

Jika pot kecil, usahakan kumpulan daun lidah mertua juga tidak terlalu lebat. Ini bisa mendorong tanaman tumbuh lebih sehat, sehingga bisa berbunga sesuai dengan siklus tanamannya.

4. Media Tanam yang Cukup Nutrisi

Media tanam juga menjadi faktor penting yang mendorong tanaman mudah berbunga. Jika tanaman lidah mertua rajin dipupuk menggunakan pupuk yang sesuai jenis tanamannya, maka tumbuhan ini bisa berbunga dengan baik.

Kalau ditemukan tanah tanaman ini terlihat kering dan keras, artinya harus segera diganti dengan tanah yang lebih berongga. Bisa menggunakan campuran tanah dengan pupuk kompos belian, bisa juga membuat sendiri menggunakan kotoran hewan atau campuran sampah organik.

5. Kebutuhan Air yang Cukup

Sama dengan tanaman pada umumnya, lidah mertua juga membutuhkan cukup air untuk merangsang pertumbuhan bunganya. Tetapi yang perlu diingat, tumbuhan ini tidak menyukai air yang terlalu banyak karena rentan berjamur dan membusuk.

Pengairan yang cukup untuk tanaman lidah mertua adalah seminggu sekali, atau seminggu bisa dua kali tergantung kondisi. Saat cuaca sedang panas dan rentan kering, siram sekali saja dalam seminggu.

Bentuk Bunga Lidah Mertua yang Berbunga

Tanaman lidah mertua sebenarnya dibedakan menjadi banyak jenis. Beberapa di antaranya ada yang berbunga dan yang lain memang murni tanaman daun. Beberapa bentuk bunga lidah mertua berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut.

1. Bunga Lidah Mertua Futura Robusta

Tanaman lidah mertua ini secara umum memiliki bentuk yang sama dengan lidah mertua lainnya, yakni mirip lidah menjulur. Perbedaannya terletak pada gradasi dan dominasi warnanya yang dominan hijau gelap dengan gradasi garis abu-abu mendatar.

Bentuk bunga lidah mertua jenis ini mirip dengan bunga jambu air, tetapi sangat lebat dan panjang seperti rambut jagung. Terdiri dari batang menjulang panjang, dan dikelilingi serat bunga berwarna putih yang rentan rontok saat disentuh.

Bunga putih yang ada di sekeliling batang bunga biasanya tidak semuanya mekar, beberapa ada yang masih kuncup.

2. Bunga Lidah Mertua Trifasciata

Lidah mertua ini adalah yang paling banyak disukai karena gradasi warnanya cukup unik. Bagian tengah daun memiliki warna hijau gelap yang memiliki garis guratan abu-abu berbentuk horizontal. Sementara bagian pinggirnya dikelilingi warna kuning kehijauan.

Sama dengan bentuk bunga robusta,  bunga trifasciata juga memiliki batang yang memanjang sebagai tempat menempelnya bunga kecil-kecil. Namun bunga tanaman ini lebih tebal dan besar, sehingga saat berbunga tidak menyerupai rambut jagung.

Jarak antara bunga yang menempel pada batang juga agak renggang, sehingga terlihat lebih jelas struktur masing-masing bunga.

3. Bantel Sansevieria ( Lidah Mertua Putih )

Sesuai namanya, warna tanaman ini memiliki gradasi putih pada bagian pinggir dan belakangnya. Meskipun begitu, warna hijau tua tetap menjadi warna dasar dari tanaman lidah mertua putih. Bentuknya sama dengan lidah mertua trifasciata yang memanjang agak tinggi.

Bentuk bunga lidah mertua putih tidak terlalu cantik, bahkan jauh lebih menarik daunnya. Bunganya hanya berupa batang yang menjulur panjang ke luar. Sementara bunganya berupa kuncup kecil-kecil yang lebih terlihat seperti biji. Bunga di pinggir batang ini juga sangat mudah rontok

Harga Lidah Mertua yang Berbunga

Harga lidah mertua yang berbunga biasanya tidak berbeda jauh dengan yang tidak berbunga. Bahkan beberapa toko bunga masih menjualnya dengan harga sama. Perbedaan harga biasanya tergantung dari jenis lidah mertua itu sendiri. Semakin langka, tentu semakin mahal harganya.

Untuk lidah mertua putih yang sudah berbunga dibanderol dengan harga yang agak mahal, yakni kisaran Rp105.000,00 sampai Rp115.000,00 belum termasuk harga potnya.

Sementara untuk jenis lidah mertua trifasciata yang sudah berbunga, kisaran harganya bisa mencapai Rp95.000,00 sampai Rp110.000,00, namun sudah termasuk pot.

Pada jenis lidah mertua robusta, masih belum banyak yang menjualnya dengan bunganya sekaligus. Tetapi satu buah tanaman yang terdiri dari 4 hingga 6 daun tanpa bunga, dijual pada kisaran harga yang cukup murah, yakni Rp20.000,00 sampai Rp35.000,00 saja.

Dengan adanya fenomena bunga lidah mertua berbunga yang cukup langka, bisa menjadi penyemangat bagi penggemar bunga untuk mencoba cara membudidayakannya hingga berbunga. Jika bisa memelihara hingga berbunga, tentu menambah koleksi tanaman langka  Anda di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =